Geografi & Perjalanan

Bagaimana Pesawat Terbang Membuat Lubang Menakjubkan di Langit

Awan Pukulan Lubang Cavum Beranotasi
Tampilan detail cavum di Wichita, Kansas, ditangkap pada 2 Desember 2024, oleh Operational Land Imager-2 di Landsat 9.

Awan berlubang yang halus dan memesona – yang secara ilmiah dikenal sebagai cavum – adalah formasi aneh yang terjadi saat pesawat terbang menembus jenis awan tingkat menengah tertentu.

Kekosongan misterius ini, dengan gumpalan bulunya yang berjatuhan, disebabkan oleh tetesan superdingin yang membeku menjadi kristal es, sebuah reaksi berantai yang menciptakan tontonan menakjubkan.

Awan Lubang-Pukulan yang Misterius

Sekitar 8 persen langit bumi ditutupi oleh awan stratiform tingkat menengah fase campuran seperti altocumulus dan altostratus, yang biasanya tampak sebagai formasi horizontal dan berlapis.

Kadang-kadang, khususnya di dekat bandara selama musim dingin, awan-awan ini mengembangkan fitur yang tidak biasa di mana bagian bawahnya tampak “jatuh”. Fenomena ini menciptakan formasi khas yang disebut cavum, disebut juga awan hole-punch atau lubang fallstreak. Pada tanggal 2 Desember 2024, OLI-2 (Operational Land Imager-2) di Landsat 9 menangkap gambar dua formasi cavum di lapisan awan di atas Wichita, Kansas.

Dilihat dari atas atau bawah, cavum menyerupai lingkaran atau elips yang terpotong rapi di tutupan awan. Bagian tengahnya sering kali memiliki jejak yang berbulu dan tipis, sehingga tampak seolah-olah awan mengalir ke bawah dari langit.

Cavum Cloud Wichita Kansas Beranotasi
Dua formasi cavum di Wichita, Kansas, ditangkap pada 2 Desember 2024, oleh Operational Land Imager-2) di Landsat 9.

Fisika Dibalik Pembentukan Cavum

Fenomena ini terjadi di awan tingkat menengah yang mengandung tetesan air superdingin, yang tetap cair bahkan di bawah titik beku air (32 derajat). Fahrenheit atau 0 derajat Celsius). Tapi bahkan tetesan yang sangat dingin pun pada akhirnya bisa membeku.

Saat pesawat terbang melewati lapisan awan, pendinginan tambahan terjadi di atas sayap pesawat dan dapat mendorong tetesan cairan yang sangat dingin hingga membeku. Kristal es menghasilkan lebih banyak kristal es, dan akhirnya menjadi berat dan jatuh, meninggalkan kekosongan di awan. Kristal es yang jatuh sering kali tampak sebagai jejak tipis presipitasi, yang disebut virga.

Hole Punch Cloud dan Fallstreak Di Atas Gold River, California
Foto ini menunjukkan contoh klasik awan lubang berlubang dan garis jatuh yang menyertainya seperti yang diamati di Gold River, California pada tanggal 2 Februari 2013. Kredit: Jeff Shin, USRA

Seberapa Umumkah Cavum Dekat Bandara?

Para peneliti yang mengamati bandara-bandara besar di seluruh dunia memperkirakan bahwa kondisi atmosfer yang tepat untuk pembentukan cavum terjadi sekitar 3 hingga 5 persen dari waktu keseluruhan, namun 10 hingga 15 persen dari waktu di musim dingin.

Pesawat yang melintas dengan sudut lancip menghasilkan rongga kecil berbentuk lingkaran. Pada sudut yang dangkal, bidang-bidang menciptakan “awan kanal” yang panjang dengan jalur virga yang panjang. Faktor lain yang mempengaruhi panjang cavum antara lain ketebalan lapisan awan, suhu udara, dan derajat pergeseran angin.

Setiap hari, rata-rata 34 penerbangan lepas landas dari Bandara Nasional Wichita Dwight D. Eisenhower.

NASA Gambar Observatorium Bumi oleh Michala Garrison, menggunakan data Landsat dari Survei Geologi AS.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
This site is registered on wpml.org as a development site. Switch to a production site key to remove this banner.